Senin, 07 Mei 2012

'The Avengers' (3D): Paguyuban Superhero Menyelamatkan Bumi



Obsesi untuk membuat 'The Avengers' memberi kesan bahwa film-film terakhir Marvel seperti 'Iron Man 2', 'Thor' dan 'Captain America' seperti "kejar tayang". Tapi, ternyata 'pemaksaan' itu memang tak sia-sia. 'The Avengers' menjadi sebuah klimaks yang super untuk semua film superhero Marvel sebelumnya.

'The Avengers' mempunyai premis yang sangat sederhana: dunia akan hancur kalau Loki (Tom Hiddleston yang mencuri semua adegan) berhasil menguasai dunia menggunakan Tesseract, sebuah kristal yang mempunyai kekuatan luar biasa. Dan tentu saja Tesseract berhasil didapat Loki, dan Nick Fury (Samuel L. Jackson) harus mengumpulkan tim khususnya agar Bumi tidak menjadi sekedar sejarah.

Direkrutlah para tim jagoan: Black Widow (Scarlett Johansson) yang ahli dalam menendang semua orang di sekitarnya, Hawkeye (Jeremy Renner) sang pemanah ulung, Captain America (Chris Evans) seorang supersoldier dengan perisai mautnya, Thor (Chris Hemsworth) seorang dewa dengan palu super dan Iron Man (Robert Downey Jr.) dengan kostumnya yang canggih serta Hulk (Mark Ruffalo) yang menjadi raksasa kuat ketika sedang marah.

Bersama-sama mereka bahu-membahu untuk menyelamatkan dunia. Tidak mudah memang, mengingat mereka semua berasal dari dunia yang berbeda (ada yang dewa, ada yang monster, ada yang supernarsis). Tapi demi keselamatan kita semua, mereka melakukannya dengan senang hati.

Joss Whedon menulis dan menyutradarai film ini seperti seorang kutu buku yang melahap semua komik Marvel dengan ganas. Hal ini berdampak pada kesungguh-sungguhannya memberikan porsi yang pas kepada semua karakter yang ada dalam filmnya. Tidak ada satu pun dari para pahlawan super ini yang terlihat hanya sekedar numpang lewat.

Visualnya luar biasa. Dan itu semua tampak semakin mengagumkan dalam 3D. Melihat reruntuhan menara-menara di New York dan transformasi Bruce Banner menjadi Hulk terasa lebih mendebarkan. Apalagi adegan kejar-kejaran Iron Man dengan makhluk alien di udara yang membuat saya seperti merasakan ikutan terbang bersama mereka.

Dengan skrip yang baik, semua pemain dalam 'The Avengers' memainkan perannya dengan baik pula. Chris Hemsworth yang terlihat kurang greget dalam 'Thor' ternyata bisa jadi cukup kocak. Chris Evans menunjukkan sisi kepemimpinannya yang juga cukup mengejutkan. Scarlett Johansson mampu bertarung dengan apik.

Robert Downey Jr. di mana saja akan nampak keren. Terutama ketika dia memerankan Tony Stark/Iron Man yang sepertinya diciptakan untuk dia. Mark Ruffalo adalah aktor ketiga yang memerankan Hulk dalam layar lebar setelah Eric Bana dan Edward Norton. Dan baru kali ini sosok Hulk tidak terlihat berlebihan.

Tapi mata saya tidak pernah beralih dari sosok Tom Hiddleston. Ketika saya menonton 'Thor', saya merinding melihatnya. Dan ternyata hal itu tidak berubah dalam 'The Avengers'. Tom Hiddleston membuat Loki tampak megah dan membuat bulu kuduk saya merinding.

'The Avengers' menjadi tontonan penting untuk Anda yang mencari hiburan seru. Bukan hanya karena ini film superhero super-ramai dengan 6 pahlawan super dalam satu film. Tapi, karena 'The Avengers' menawarkan bagaimana perkumpulan superhero yang secara teori tidak akan bisa bekerja sama ini bahu-membahu menolong kita para manusia. Dan, itu merupakan hal terkeren dalam film ini.

Candra Aditya penulis, pecinta film. Kini tengah menyelesaikan studinya di Jurusan Film, Binus International, Jakarta.

Marvel's Avengers Assemble (2012) Watch the Official trailer | HD




Raup Rp 1,8 Triliun di Minggu Pertama, 'The Avengers' Rajai Box Office

Menampilkan enam superhero terkuat di bumi, 'The Avengers' memang sangat ditunggu-tunggu penggemarnya. Baru tiga hari dirilis, film garapan sutradara Joss Whedon itu sudah meraup US$ 200,3 juta atau sekitar Rp 1,8 triliun.

Hasil tersebut membuat 'The Avengers' menjadi film dengan pendapatan debut terbesar selama musim panas di Amerika Utara tahun ini. Untuk di hari Sabtu (5/4/2012) saja, film tersebut meraup US$ 69 juta di AS.

Sementara untuk pendapatan di seluruh dunia, 'The Avengers' sudah mengumpulkan pendapatan US$ 641,8 juta atau sekitar Rp 5,9 triliun. Film superhero Marvel itu telah melampaui pendapatan total "Captain America: The First Avenger" ($364 juta), "Thor" ($449 juta), "Iron Man" ($585 juta), dan "Iron Man 2" ($624 juta).

Posisi kedua box office Amerika Utara dihuni "Think Like a Man" yang meraup $8 juta. "The Hunger Games" bertahan di posisi ketiga dengan pendapatan pekan lalu $5,7 juta.

Film drama romantis "The Lucky One" di peringkat keempat dengan $5,5 juta, diikuti "The Pirates! Band of Misfits" dengan pendapatan $5,4 juta di minggu kedua pemutarannya.

Berikut ini box office 4-6 Mei lalu:

"The Avengers" - $200.3 juta
"Think Like a Man" - $8 juta
"The Hunger Games" - $5.7 juta
"The Lucky One" - $5.5 juta
"The Pirates! Band of Misfits" - $5.4 juta
"The Five-Year Engagement" - $5.1 juta
"The Raven" - $2.5 juta
"Safe" - $2.4 juta
"Chimpanzee" - $2.3 juta
"The Three Stooges" - $1.8 juta


Aktor Samuel L. Jackson akan berperan sebagai Nick Fury, pemimpin agensi S.H.I.E.L.D. yang berisi mata-mata dengan kekuatan super
 Captain America sedang berbincang-bincang dengan Tony Stark alias Iron Man.
 Scarlett Johansson, si Black Widow sedang beraksi
 Chris Evans hendak memakai kostum kebanggaannya sebagai Captain America Black Widow dan Hawkeye (Jeremy Renner) sedang bersiap-siap untuk adegan perkelahian di depan green screen di lokasi syuting.
 
Tom Hiddleston kembali berperan sebagai Loki, saudara Thor yang kerap membuat masalah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar