Selasa, 01 Mei 2012

Aksi Koboi Oknum TNI Mengacungkan Pistol [Video]


Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Pandji Suko Hari Yudho, menegaskan tidak ada tembakan yang dilepaskan oleh oknum TNI di Palmerah. Dia juga mengatakan senjata yang digunakan oleh oknum TNI itu adalah air soft gun.

Berbeda dengan keterangan beberapa saksi, yang mengatakan sempat mendengar ada suara tembakan yang dilepaskan oleh anggota TNI di Palmerah, Kadispenad Brigjen TNI Pandji Suko Hari Yudho membantah hal tersebut.

"Tidak ada tembakan yang dilepaskan oleh anggota TNI di Palmerah. Mungkin yang didengar adalah suara mesin paku bumi, yang sedang digunakan di dekat lokasi. Tapi tidak ada tembakan, itu berdasarkan pengakuan dari anggota," jelas Pandji Senin (1/5/2012).

[imagetag] 

Dia pun memberikan kronologi insiden yang terjadi pada Senin (30/4/2012) siang kemarin. Menurutnya kejadian berawal saat mobil yang dikemudikan oleh anggota Denmabes TNI itu bersenggolan dengan motor Vespa warna putih yang dikendarai oleh seorang pria. Tidak terima pengendara motor kemudian mensejajarkan kendaraan dan sempat memukul kaca mobil TNI itu.

"Jadi motor kesenggol karena mobil menyerobot. Pengendara motor kemudian mengedor-gedor kaca dan marah-marah. Pengendara motor bilang 'jangan mentang-mentang anggota TNI ya'," ujar Pandji.

Mendengar hal tersebut, anggota TNI yang mengemudikan mobil terpancing emosinya, kemudian berhenti dan turun. Pandji mengatakan awalnya anggota TNI itu sempat menanyakan apa ada yang rusak, namun ternyata pengendara motor justru semakin marah-marah.

"Awalnya baik-baik, tapi karena pengendara motor terus marah-marah, akhirnya kepancing juga prajurit itu. Dia ambil air soft gun dari dalam mobil dan ikut emosi," katanya.

Kadispen membenarkan anggot TNI itu sempat mengacungkan senjata ke pengendara motor, namun tidak sampai melepaskan tembakan. "Jadi saya tegaskan sekali lagi tidak ada tembakan, dan senjata yang digunakan bukan peluru tajam, tapi air soft gun. Saat ini sudah diproses anggota itu di POM AD," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan aksi 'koboy' anggota TNI di Jalan Palmerah Selatan, muncul di jejaring sosial You Tube. Dalam video berdurasi dua menit itu, terlihat bagaimana seorang pengendara mobil dengan plat nomor TNI, terlibat cekcok mulut dengan seorang pengendara motor.

Dalam video yang diunggah di You Tube terlihat seorang pengendara mobil Avanzawarna hijau, dengan plat nomor 1394-00 bintang satu, terlibat cekcok mulut dengan seorang pengdara motor Vespa berwarna putih.

Pengendara mobil yang mengenakan baju kemeja putih lengan panjang dan celana krem itu kemudian turun, dan sempat terdengar melepaskan tembakan. Meski tidak terdengar jelas apa yang percakapan antara keduanya, namun terlihat pengendara mobil berplatnomor TNI itu sempat menodongkan senjata ke arah wajah pengendara motor yang mengenakan baju biru dan bercelana pendek.

Pengemudi mobil TNI itu pun sempat memukul dengan mengunakan sejenis tongkatpendek ke arah pengendara motor. Sementara pengedara motor tidak memberi perlawanan, karena pria yang mengemudikan mobil TNI itu tetap mengeluarkan senjata api, sejenis FN.

Aksi di pinggir jalan ini, membuat lalu lintas macet. Dan meski banyak warga yang melihat, orang yang mengendarai mobil plat TNI itu tidak juga terlihat menahan diri. Warga yang melintas pun hanya melihat kejadian itu, dan tidak memberikan pertolongan.

"Saat ini tengah diproses, tunggu saja hasilnya. Kalau memang bersalah, ya jelas akan dikenakan sanksi. Tinggal nanti dilihat kesalahannya masuk ke pasal mana, untuk itu silahkan hubungi POM AD. Yang pasti kita menyayangkan kejadian itu, tapi gimanapun juga dia juga manusia, prajurit juga manusia, mungkin dia tidak bisa menahan emosi," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan aksi 'koboy' anggota TNI di Jalan Palmerah Selatan, muncul di jejaring sosial You Tube. Dalam video berdurasi dua menit itu, terlihat bagaimana seorang pengendara mobil dengan plat nomor TNI, terlibat cekcok mulut dengan seorang pengendara motor.

Dalam video yang diunggah di You Tube terlihat seorang pengendara mobil Avanza warna hijau, dengan plat nomor 1394-00 bintang satu, terlibat cekcok mulut dengan seorang pengdara motorVespa berwarna putih.

Pengendara mobil yang mengenakan baju kemeja putih lengan panjang dan celana krem itu kemudian turun, dan sempat terdengar melepaskan tembakan. Meski tidak terdengar jelas apa yang percakapan antara keduanya, namun terlihat pengendara mobil berplat nomor TNI itu sempat menodongkan senjata ke arah wajah pengendara motor yang mengenakan baju biru dan bercelana pendek.

Pengemudi mobil TNI itu pun sempat memukul dengan mengunakan sejenis tongkat pendek ke arah pengendara motor. Sementara pengedara motor tidak memberi perlawanan, karena pria yang mengemudikan mobil TNI itu tetap mengeluarkan senjata api, sejenis FN.

Aksi di pinggir jalan ini, membuat lalu lintas macet. Dan meski banyak warga yang melihat, orang yang mengendarai mobil plat TNI itu tidak juga terlihat menahan diri. Warga yang melintas pun hanya melihat kejadian itu, dan tidak memberikan pertolongan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar