Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 April 2012

Roberto Di Matteo Mencari Penutup Karier yang Gemilang


Pengalaman sangat menyakitkan, dipaksa menutup karier sebagai pesepak bola pada usia 30 tahun gara-gara cedera, sulit diterima Roberto Di Matteo. Luka mental yang sangat dalam itu terus dibawa Di Matteo, yang justru membuatnya kuat dalam menghadapi berbagai cobaan kemudian.

”Secara psikologis dan mental, itu sangat sulit. Paling utama, sangat sulit menerima kenyataan tidak bisa mengakhiri karier sepak bola secara normal dan dipaksa melakukan sesuatu yang lain,” ujarnya seperti ditulis The Telegraph.

Di Matteo, yang lahir di Schauffhausen, Swiss, 29 Mei 1970, berterus terang bahwa dirinya sempat mengalami depresi berat. ”Saya harus menghadapi hal itu, yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam hidup saya. Diperlukan lima tahun dan saya melakukan banyak hal lain (untuk mengatasinya),” ujarnya.

Setiap hari, Di Matteo teringat malam pertandingan di Zurich, pertandingan Piala UEFA antara Chelsea dan St Gallen, 12 tahun lalu, yang membuat dia menderita cedera berat sehingga harus berhenti sebagai pemain bola. Untunglah dia segera menyadari dan bisa menerimanya bahwa pada usia 30 tahun dia harus mengakhiri kariernya. ”Itu adalah sebuah kecelakaan. Itu bisa terjadi kepada siapa pun,” ujarnya.

Selama 18 bulan Di Matteo berusaha kembali menemukan kemampuannya sebagai pemain, tetapi hasilnya mengecewakan. Di Matteo yang biasa bermain sebagai gelandang akhirnya menerima kenyataan kariernya sebagai pemain sudah berakhir.

”Saya kembali ke sekolah, saya belajar dan mengambil kursus kepelatihan. Saya juga sempat bekerja di media, menjadi pengusaha restoran untuk membuat saya sibuk, dan saya berusaha mencari jalan keluar,” ujarnya.

Diakuinya, sangat sulit untuk keluar dari sepak bola, yang telah menjadi kehidupannya. Di Matteo pun berusaha sepenuhnya meninggalkan sepak bola. Jawabannya adalah, dia perlu suatu penutup untuk mengakhiri hidupnya di sepak bola. Kebutuhan mencari penutup itulah yang membuatnya kembali bersemangat dan melibatkan diri sepenuhnya di sepak bola.

Di Matteo pun menemukan jalannya dengan duduk di manajemen MK Dons yang dia kelola mulai musim panas 2008 dan berakhir di posisi ketiga di liga Divisi Satu pada musim pertama sebagai pelatih. Dia melangkah ke West Bromwich Albion yang berhasil dia promosikan masuk ke Liga Primer dengan gaya permainan menyerang. Namun, dia kemudian dipecat pada Januari 2011 yang membuatnya kembali terluka.

”Saya rasa saya telah melakukan tugas dengan baik dan itu diakui industri sepak bola. Saya rasa itulah salah satu alasan mengapa saya duduk di sini sekarang,” katanya menceritakan bagaimana dia bisa sampai kembali di Chelsea.

Di Matteo tidak mengenal Andre Villas-Boas ketika manajer asal Portugal itu meneleponnya. ”Hubungan yang sangat alami. Kami bertemu dan kami saling memahami dan ideologi sepakbola kami sama. Sepertinya kami sudah lama saling mengenal.”

Setelah Villas-Boas diberhentikan, Di Matteo menyadari inilah kesempatan besar baginya untuk menutup karier sepak bolanya dengan indah dan penuh kenangan. Dia pun memulainya dengan sangat hati-hati, yaitu mempelajari apa yang membuat Manajer Villas-Boas gagal menukangi Chelsea.

Jika melihat hasilnya sampai saat ini, Di Matteo agaknya telah berhasil mengubah pengalaman pahitnya menjadi buah yang manis. Akankah ini terus berlanjut?

Klub Indonesia pun bisa menang atas ARSENAL

Dulu, tim nasional PSSI sering kebanjiran tamu hebat. Mulai dari Dinamo Moskow dengan Vladimir Bubukin-nya, Santos dengan Pele-nya, tim nasional Uruguay, sampai yang pernah saya saksikan langsung, PSV Eindhoven atau Feyenoord. Dua klub Inggris Stoke City dan Queen’s Park Rangers, Brno (Ceko), Kristiansand (Norwegia), Ebsbjerg (Denmark) juga pernah datang.

Saya akhirnya ingat ketika di bulan Juni 1983, Arsenal melawat ke Indonesia. Reputasi klub elite London kala itu belum senyaring sekarang. Di Inggris saat itu adalah eranya Liverpool, Nottingham Forest atau Aston Villa, yang salah satu bintangnya kini menjadi pelatih nasional Indonesia.

Siapa lagi kalau bukan Peter Withe. Saya sendiri masih ingat gol tunggalnya ke gawang Bayern Muenchen mengantarkan klub asal Birmingham meraih trofi Piala Champion 1981/82.

The Gunners, datang dengan diperkuat kiper legendaris Pat Jennings, dua pemain nasional Inggris Kenny Sansom, dan Graham Rix serta si legenda hidup David O’Leary, datang ke negeri khatulistiwa dengan tujuan utama berlibur ke Bali.

Mereka menang 3-0 atas PSMS Plus di Medan, 5-0 atas PSSI Selection di Senayan, namun yang terjadi kemudian, tepatnya pada 17 Juni 1983 saat lawan juara Galatama, Niac Mitra di Surabaya, sungguh membelalakkan mata. Arsenal kalah 0-2! Ini jauh lebih hebat dari Marzuki Nyak Mad cs. saat menahan PSV dengan Eric Gerets dan Ruud Gullit-nya 3-3 di Senayan.

Menurut Kompas waktu itu, banyak yang mencibir kekalahan Arsenal sengaja dibuat. Salah satunya lantaran mainnya jam 2 siang! Atau diusirnya Alan Sunderland oleh wasit Ruslan Hatta. Publik Stadion 10 Nopember menyebut dua pemain Singapura, kiper David Lee dan Fandi Ahmad, sebagai pahlawan kota pahlawan.

Fandi, yang usai membela Niac Mitra ditransfer ke Groningen, membuat gol di menit 37, sebelum ditutup Joko Malis di menit 85. Jangan kan Persija yang kalah dari Persebaya di partai pamungkas Liga Indonesia belum lama ini, Inggris saja selalu menderita di Surabaya. November 1945, komandan perang Brigjen Mallaby tewas terbunuh oleh para pejuang dalam “Battle of Soerabaia”. Lalu Juni 1983 giliran Arsenal yang dibekap Niac Mitra.

Kalau begitu ada baiknya, PSSI menetapkan saja Stadion 10 Nopember sebagai “Wembley-nya” tim nasional untuk partai internasional.

Data dan fakta :
Niac Mitra VS Arsenal (2:0)
tanggal : 16 Juni 1983
Stadion 10 November, Surabaya
pencetak gol: Fandi Ahmad 37, Joko Malis 85

Susunan Pemain:
Niac Mitra : David Lee, Budi Aswin, Wayan Diana, Tommy Latuperissa, Yudi Suryata, Rudy Kelces, Rae Bawa/Yusul Male, Joko Malis, Hamid Asnan/Syamsul Arifin, Fandi Ahmad, Dullah Rahim/Yance Lilipaly

Arsenal : Pat Jennings, Colin Hill/Stewart Robson, David O’Leary, Chris Whyte/Lee Chapman, Kenny Samson, Brian Talbot, Alan Sunderland, Paul Davis, Brian McDermott, Raphael Meade/Terry Lee, Graham Rix.











Rabu, 25 April 2012

Asal Mula Sepatu Sepakbola

Sepatu bola adalah salah satu hal yang harus diperhatikan oleh seorang pemain sepak bola, Karena sepatu bola adalah salah satu hal yang menentukan permainan sepak bola seorang pemain. Dan asal kamu tahu, ternyata penggunaan sepatu sepak bola mempunyai sejarah dan asal-usul yang panjang.

Dulu pada masa awal sepakola diperkenalkan di Inggris (sekitar pertengahan abad 18), pemain bola boleh mengenakan kasut jenis apa pun di lapangan. Sepatu dengan alas polos dan sering dipakai untuk kerja pun diperbolehkan. Sepatu wanita dengan hak agak tinggi bahkan pernah digunakan lelaki di lapangan hijau.
 
Kemudian, keluarlah peraturan FIFA pada 1863. Salah satunya berbunyi, "Yang tidak memakai paku menonjol, lempengan besi, atau getah karet pada sol sepatunya diperbolehkan bermain”.

Aturan itu memunculkan gairah tukang sepatu di Inggris dan Eropa untuk membuat sepatu khusus sepak bola. Sebelum industri massal dimulai, tukang sepatu kebanyakan membuatnya dalam skala rumah tangga.

Pada 1895, Joe dan Jeff Foster mendirikan J.W. Foster and Sons di Bolton, Inggris, sebelum mengubahnya menjadi Reebok pada 1958. Sejak Januari 1905, Herman Jansen membuat toko sekaligus bengkel kasut di rumahnya di Kota Hengelo, Provinsi Gelderland, Belanda timur. Pada tahun yang sama, muncul pula pembuat sepatu Gola di Inggris.

Industri sepatu kian menggeliat ketika adik-kakak Adolf dan Rudolf Dassler membuka pabrik dengan nama Gebruder Dassler Schuhfabrik pada 1924. Dua bersaudara itu akhirnya pecah kongsi pada 1947. Adolf membentuk Adidas dan Rudolf menelurkan Puma.

Mulai tahun 1910-an, sepatu dengan nama Cup Final Specials mendunia berkat "gigi-gigi" kayu di bagian bawah agar pemain mudah mencengkeramkan kakinya ke tanah. Ujung sepatu dibuat dengan pola anyaman agar pemain mudah menggerakkan jari kakinya selama mengontrol bola. Bentuk gigi itu seperti tabung dengan tiga paku kecil berujung tajam. Pemain harus memakukkan "kuku" itu ke sol dengan palu kecil.

Ukuran gerigi itu pun bervariasi. Pemain akan memilih gigi lebih panjang untuk bermain di lapangan becek agar tidak mudah terpeleset. Salah satu tugas wasit dan asistennya adalah mengecek sol itu sebelum pemain masuk ke lapangan. Jika gigi sepatu terlalu tajam dan menonjol, pemain tak diperbolehkan masuk.

Kasut-kasut masa silam itu dibuat dari bahan kulit tipis tapi berat. Modelnya berupa lars panjang atawa boot agar bisa melindungi engkel pemain dari sepakan lawan. Sepatu baru umumnya keras dan kaku sehingga sering membuat kaki pemakainya cedera. Agar lebih lentur dan enak dipakai, sepatu direndam dulu selama beberapa jam sebelum dikenakan, lalu dijemur sebentar agar kandungan air tidak memberatkan sepatu.

Di era 1920-an, sepatu bola mulai diproduksi secara massal. Salah satu yang terkenal di era itu adalah Manfield Hotspur. Sepatu kulit ini tidak hanya diproduksi untuk pemain dewasa, tapi juga untuk semua umur termasuk anak-anak.

Sepuluh tahun kemudian, muncullah variasi warna tali sepatu. Selain hitam, ada pula putih, merah, dan lainnya. Di lapangan, pemain kerap menggonta-ganti tali ini karena proses rendam-jemur sepatu membuat tali mudah rusak.

Pada 1951, perusahaan sepatu mulai mengendus bisnis baru. Mereka mencatut nama pemain terkenal untuk nama produknya. Bintang Inggris saat itu, Stanley Matthews, menjadi nama sepatu keluaran CWS. Ia mencatatkan diri sebagai pemain pertama yang disewa sebagai bintang iklan sepatu. Maka, dimulailah komersialisasi sponsor oleh produsen sepatu kepada pemain, yang saat itu mendapat gaji maksimal 20 poundsterling.

Selain Matthews, pemain-pemain lain mulai mendapat tempat khusus di hati produsen. Sepatu Bobby Charlton, contohnya, beredar pada 1964. Dua tahun kemudian, muncul kasut bernama Pele, yang dibuat sesuai tuntutan gaya main lincah ala pemain Brasil itu.

Matthews juga menjadi salah satu pengguna sepatu Continental, seri terbaru dari Manfield Hotspur dan dikenakan pemain-pemain di Eropa serta Brasil. Sepatu ini dibuat pada 1950-an hingga 1960-an. Pada masa itu, sol sepatu juga dibuat dengan bahan karet, plastik, atau logam dengan pengait sekrup.

Selama itu sepatu sepak bola identik dengan kombinasi warna hitam atau cokelat dengan strip putih. Puma pernah membuat sepatu putih pada 1958, tapi baru dipertontonkan oleh pemain Inggris, Alan Ball, satu dekade kemudian. Kelir lain mulai bermunculan pada 1998, salah satunya dikenakan oleh pemain Maroko, Moustafa Hadji.

Pada 1995, mantan pemain Liverpool, Craig Johnston, mendesain sepatu bernama Predator yang diproduksi oleh Adidas. Sepatu ini menggunakan kulit kanguru sebagai lapisan luarnya yang diklaim mempermudah lengkung arah bola. Klaim ini membuat sepatu itu laris manis dan antara lain dipakai eksekutor seperti Zinedine Zidane, David Beckham, dan Steven Gerrard.


Saat ini produsen membuat beragam sepatu dengan teknologi mutakhir sesuai kebutuhan pemakainya. Bentuk, desain, dan bahannya dibuat agar pemain bisa menggerakkan kakinya senyaman mungkin dan aman. Kuku-kuku di solnya pun tak selalu berjumlah sama satu dengan yang lain. Gigi-gigi yang awalnya berbentuk bulat berubah menjadi pilih dan ini sering dianggap gampang melukai lawan.

Rabu, 18 April 2012

‘Tiki-Taka’ Barca Tak Berarti Bagi Chelsea

Strategi ‘Tiki-taka’ yang selama ini membawa tim raksasa Barcelona ternyata tak ampuh lagi. Tim terbaik sejagad itu pun bertekuk lutut dengan taktik mengunci pertahanan dan serangan balik yang diterapkan Chelsea.

 

Pada laga leg pertama semifinal Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (19/4/2012) dini hari WIB itu, Barcelona keok dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal Didier Drogba jadi penentu kemenangan Chelsea. Selain itu penampilan gemilang dari kiper Petr Cech jadi penentu tak bobolnya gawang The Blues dari gempuran Barca yang terus menerus. Barcelona menguasai bola 71 persen.

Sebanyak 24 kali Messi cs menembak ke gawang Petr Cech, enam diantaranya tepat sasaran. Chelsea bermain lebih efisien dengan hanya melesakkan empat kali tembakan dan satu diantaranya berbuah gol.

Secara kasat mata dan dari catatan statistik, dominasi Barcelona atas Chelsea tak bisa dibantah. Namun demikian, dominasi yang dipertontonkan Barca itu pada akhirnya tak berarti.

Tak berarti lantaran Barca yang dominan itu justru menelan kekalahan. Ketika Lionel Messi dkk. tengah asyik-asyiknya mengepung pertahanan, sang tuan rumah malah berhasil mencuri serangan balik hingga akhirnya Didier Drogba sukses membobol gawang Victor Valdes.

Sebagai catatan, itulah satu-satunya shot on target Chelsea dalam pertandingan ini.

Barca dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat Chelsea. The Blues hanya punya lima percobaan untuk mengancang gawang sepanjang laga.

Beberapa peluang Barca mentah di tangan Petr Cech dan ada dua yang mengenai tiang gawang, yakni tendangan Alexis Sanchez di menit kesembilan dan sepakan Pedro Rodriguez di menit ke-90.

Ball possession pun relatif timpang. Barca memenangi 75%, sementara 25% sisanya menjadi milik Chelsea. Barca melepaskan 402 operan sepanjang laga, sedangkan Chelsea hanya 103.

Ketika pertahanan Chelsea tak kunjung tembus, Pep Guardiola pun memilih untuk memasukkan kaki-kaki yang lebih segar, seperti Pedro Rodriguez dan Thiago Alcantara di babak kedua. Tapi, tetap saja tak mampu menembus barisan bek dan gelandang Chelsea yang tampil rapi.

Cech sendiri layak mendapatkan pujian lantaran membuat beberapa penyelamatan penting. Dilansir oleh Soccernet, kiper asal Republik Ceko itu tercatat melakukan lima saves sepanjang pertandingan.

Hasil ini membuat Chelsea menempatkan satu kakinya di final Liga Champions. Melawat ke Camp Nou, markas Barcelona minggu depan, Chelsea cukup bermain imbang untuk meastikan tiket.

Setelah Madrid, Barcelona ajdi tim kedua asal Spanyol yang kalah di leg pertama semi final Liga Champions.*

Sabtu, 14 April 2012

Detik-detik Meregang Nyawa Pemain Livorno

Laga antara Pescara melawan Livorno di Serie-B Liga Italia, terpaksa dihentikan. Penyebabnya, salah seorang pemain Livorno, Piermario Morosini, mendadak kolaps ketika pertandingan sedang berlangsung.

Pihak medis langsung memberikan pertolongan pertama kepada Morosini. Pemain berusia 25 tahun itu dilarikan ke Rumah Sakit Santo Spirito di Pescara. Nahas, nyawa Morosini tak tertolong.













Gelandang Livorno Meninggal di Lapangan, Terkena Serangan Jantung

Headline

Livorno - Kabar duka kembali melanda dunia sepakbola. Gelandang Livorno Piermario Morosini dinyatakan meninggal dunia setelah mendadak terjatuh di lapangan.

Dalam pertandingan lanjutan Kompetisi Seri B melawan Pescara yang dihelat di Stadion Adriatico, Sabtu (14/4/2012) malam WIB, Morosini mendadak terjatuh di lapangan di menit ke-33.

Sejurus kemudian, petugas medis langsung masuk ke dalam lapangan guna memberikan pertolongan pertama, termasuk memberikan Cardiac Massage.

Morosini kemudian dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulan. Pertandingan pun kemudian langsung dihentikan.

Dokter yang memeriksa kondisi Morosini, Dr. De Blasi, menyatakan bahwa Morosini meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit.

"Dia terkena serangan jantung. Dia tiba di rumah sakit dalam keadaan sudah meninggal," ujarnya sebagaimana dilansir Tuttomercatoweb.

Sementara itu, Presiden Pescara, Daniel Sebastini, mengaku dirinya tidak menyangka bahwa dirinya bisa menyaksikan kejadian tragis seperti itu. Dia bahkan sampai kehabisan kata-kata.

"Sungguh menyedihkan. Mereka (pihak medis) memberitahu saya bahwa anak itu (Morosini) sudah tiada. Dia terkena serangan jantung sebanyak tiga kali. Saya sungguh tak bisa berkata apa-apa lagi," ujarnya.

Jumat, 13 April 2012

5 Kasus Selisih Agregat Gol Terbesar di Liga Champions

BAYERN MUNICH 12-1 SPORTING LISBON (2008-09)

Bayern mencetak empat gol di babak kedua pada leg pertama di babak 16 besar saat menghadapi Sporting Lisbon. Franck Ribery lebih dulu mencetak satu gol di babak pertama sebelum mengamuk di 45 menit kedua.

Di leg kedua di Munich, hasilnya jauh lebih buruk bagi skuad asuhan Paulo Bento. Skor 7-1 menjadi hasil akhir laga tersebut. Secara agregate, Bayern menang meyakinkan dengan skor 12-1, yang menjadi marjin selisih gol terbesar di era Liga Champions sampai saat ini.

LYON 10-2 WERDER BREMEN (2004-05)
Di edisi 2004/05, Lyon sudah menunjukkan tanda-tanda menang dengan skor telak saat menang 3-0 di pertemuan pertama di Weserstadion kala dijamu Werder Bremen. Padahal tim tuan rumah mengendalikan jalannya pertandingan sepanjang 90 menit laga.

Di Stade Gerland, segalanya menjadi lebih parah bagi Bremen. Di 30 menit pertama, tiga gol sudah bersarang ke gawang tim Bundesliga Jerman tersebut, sekaligus mengubur kans menembus babak selanjutnya.

Namun Bremen terus berjuang dan akhirnya menuntaskan laga dengan memasukkan dua gol, tapi juga kemasukan empat gol tambahan. Skor akhir 7-2, atau 10-2 secara agregate.

Sayangnya, di perempat-final, Lyon kalah dalam adu tos-tosan melawan PSV Eindhoven. Tragis.

BARCELONA 10-2 BAYER LEVERKUSEN (2011-12)


Kemenangan dengan skor besar juga dicatat Barcelona. Dan, beruntungnya kita, momen tersebut terjadi di musim ini, kala sang juara bertahan menghadapi Bayer Leverkusen di babak 16 besar.

Di Bay Arena, Barcelona menang dengan skor 3-1, memposisikan klub Spanyol itu dalam pole position untuk lolos ke babak perempat-final.

Dan Di Nou Camp, Barcelona benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat juara musim ini. Mengandalkan pemain terbaik dunia Lionel Messi, gawang Leverkusen dipermak tujuh gol berbalas satu. Messi sendiri mencetak lima gol di laga tersebut.

REAL MADRID 8-2 APOEL NICOSIA (2011-12)
Dan dinihari tadi, Real Madrid memposisikan diri mereka masuk dalam tim yang bisa mencatat kemenangan dengan skor besar dalam laga dua leg di fase gugur Liga Champions. Korbannya adalah APOEL Nicosia.

Tim Siprus itu sudah kalah 3-0 di kandang sendiri minggu lalu. Kans mereka membalas di Santiago Bernabeu terbilang kecil.

Benar saja, Cristiano Ronaldo dkk menggila di depan pendukung mereka sendiri. Ronaldo, Kaka, Jose Callejon dan Angel Di Maria menjadi pemain yang melesakkan bola bergantian untuk membawa timnya unggul 5-2, atau 8-2 secara agregate.

BAYERN MUNICH 7-1 BASEL (2011-12)


Masih di musim ini, Bayern sempat kalah di leg pertama di St Jakob Park, saat dijamu Basel. Tapi pembalasan telak ditunjukkan skuad Jupp Heynckes di Allianz Arena pada leg kedua.

Mario Gomez yang menjadi salah satu aktor utama mengubur kans Basel dengan memetik kemenangan meyakinkan 7-0.

Bayern kini menatap lurus kesempatan bermain di final Liga Champions musim ini, yang akan dilangsungkan di stadion kebanggaan mereka. Untuk bisa sampai di sana, Bayern masih harus menaklukkan Real Madrid di semi-final.

Fakta Menarik Seputar Sepakbola

1. Carlos Caszely (pemain Chili) adalah pemain yang terkena kartu merah pertama di Piala Dunia, tgl, 14 Juni 1974



2. Kiper Arthur Wharton adalah pemain profesional berkulit hitam pertama. Dia lahir di Ghana dan bermain untuk tim liga Inggris Rotherham United tahun 1889.



3. Tahun 1950, India menarik diri dari Piala Dunia karena tidak diijinkan bermain tanpa alas kaki



4. Tahun 1957, hanya tersisa 30 menit, Charlton Athletic berhasil membalikkan skor dari ketinggalan 5-1 atas Huddersfield Town menjadi kemenangan 7-6!



5. Tahun 1998, wasit Inggris Martin Sylvester mengeluarkan dirinya sendiri dengan kartu merah sesaat setelah memukul seorang pemain pada pertandingan The Andover dan District Sunday!



6. Skor Terbesar Di Dunia Dalam Pertandingan Internasional adalah 31-0. Yang Bertanding adalah Timnas Australia melawan Timnas Samoa Amerika

Selasa, 10 April 2012

'Hari yang Luar Biasa untuk The Reds'

Liverpool akhirnya mampu meraih tiga poin setelah menundukkan Blackburn Rovers 3-2. Kenny Dalglish menyebutnya sebagai hari yang luar biasa bagi punggawa The Reds.

Bagi Liverpool, hasil tersebut memutus catatan empat pertandingan tanpa kemenangan di Premier League. Catatan lainnya, kemenangan itu menjadi kemenangan ketiga mereka di Premier League pada tahun 2012 ini.

 

Berlaga di Ewood Park, Rabu (11/4/2012), dini hari WIB, dua gol dari Maxi Rodriguez saat pertandingan berjalan 16 menit membawa Liverpool unggul 2-0.

Namun, The Anfield Gank mengalami kesialan setelah penjaga gawang Alexandre Doni mendapatkan kartu merah akibat melakukan pelanggaran kepada David Hoilett. Setelahnya, Blackburn mampu menyamakan kedudukan lewat gol dua gol Aiyegbeni Yakubu.

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Andy Carroll muncul sebagai penyelamat Liverpool di masa injury time. Gol penyerang bernomor 9 itu membuat pendukung timnya bersorak. Laga selesai tak lama setelahnya.

Dalglish yang melihat perjuangan keras anak-anak asuhnya tak ragu untuk memberikan pujian. Apalagi kemenangan atas The Rovers tersebut diraih dengan 10 orang pemain saat berlaga di kandang lawan.

"Pujian luar biasa saya berikan kepada pemain kami, atas kebanggaan, sikap, dan komitmen yang mereka tunjukkan. Saya pikir mereka brilian," kata Dalglish kepada BBC.

"Kami telah mengalami hari yang luar biasa. Para pemain layak mendapatkan pujian karena akhir-akhir ini tidak ada kabar baik mengenai kami," tukasnya.

Barca Mencetak 4 Gol Meski Getafe Defensif

Barcelona sukses mencetak empat gol meski Getafe tampil defensif. Penampilan Barca itu memberi kepuasan pada Josep Guardiola.

Menjamu Getafe, Rabu (11/4/2012) dinihari WIB, Azulgrana terus tampil dominan. Dari statistik yang dilansir oleh Soccernet, penguasaan bola The Catalans mencapai 76%.

 

Barca juga tercatat melepaskan 14 tembakan yang tujuh di antaranya mengarah ke sasaran. Getafe yang tampil defensif hanya melepaskan dua tembakan di sepanjang 90 menit.

"Kami sangat puas karena tak pernah mudah menyerang tim yang tampil sangat defensif. Kami bermain sabar, gol pertama datang sangat cepat, kami punya peluang, kami mengendalikan permainan," ujar Guardiola di situs resmi Barca.

"Sangat sulit untuk menyerang tim yang memasang sembilan pemain di barisan belakang."

Tambahan tiga poin ini membuat Barca sukses memangkas jarak dengan Real Madrid. Kedua tim kini hanya terpisah satu angka.

Meski selisih poin makin merapat, Guardiola tetap enggan membicarakan peluang Barca menjuarai La Liga. Ia hanya ingin Lionel Messi dkk. fokus menjalani setiap pertandingan.

"Semua yang bisa kami lakukan adalah memikirkan pertandingan kami, kami akan tandang ke Levante di akhir pekan dan kemudian menghadapi semifinal Liga Champions. Kami harus fokus pada laga-laga itu," tandasnya.

Penyelamatan Jones untuk Mendiang Anaknya & Fans Liverpool

Brad Jones mendedikasikan penyelamatan penaltinya untuk mendiang anaknya, Luca. Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Liverpool.

Jones kehilangan Luca pada November 2011 silam. Sang anak sudah berjuang selama 18 bulan melawan leukemia. Penyakit itu pertama kali diketahui beberapa hari sebelum Piala Dunia 2010, yang mana membuat Jones meninggalkan timnas Australia untuk menemani sang putra.

 

"Suporter kami sangat brilian. Bagi saya, ini adalah 18 bulan yang berat dengan kepergian anak saya. Penyelamatan itu untuk dirinya," ungkap Jones kepada Sky Sports.

Jones, yang baru pertama kali bermain untuk Liverpool di Premier League, menggagalkan penalti Aiyegbeni Yakubu ketika Liverpool tengah memimpin 2-0 atas Blackburn Rovers. Sial baginya, ia gagal menghalau penalti dari orang yang sama di babak kedua.

Debut Jones kemudian berakhir manis setelah Andy Carroll menjebol gawang Paul Robinson di menit ke-91. Liverpool menang 3-2.

Jones sendiri baru saja mendapatkan seorang anak lagi setelah pasangannya melahirkan seorang putra bernama Nico Luca seminggu yang lalu.

Iwak Peyek versi Olympiakos Ternyata Sejak 2006

Lagu yang kerap dinyanyikan para suporter di liga Indonesia, Iwak Peyek kini menjadi primadona. Dimulai dari Trio Macan, ditambah pesona duo Andre Sule di OVJ, tembang Iwak Peyek telah menggema dimana-mana.

Terlepas persoalan kontroversi soal hak cipta, muncul satu lagi kabar yang mungkin akan membuat penggemar lagu Iwak Peyek sedikit kecewa.

Di sebuah video Youtube yang bertajuk OLYMPIAKOS7, para pendukung klub sepakbola Olympiakos di Kota Piraeus, Yunani, menyanyikan lagu yel yel suporter yang sangat mirip dengan nada Iwak Peyek.


Yang menarik, video ini diunggah oleh pengguna yang bernama Lord7 pada tanggal 2 Agustus 2006. Ini berarti hampir enam tahun yang lalu.

Entah lagu Iwak Peyek pada tahun 2006 sudah diciptakan atau belum oleh sang peciptanya. Tetapi jika Anda dengarkan dengan seksama, nada lagu suporter ini sangat mirip dengan Iwak Peyek. Hanya mereka (suporter) menyanyikannya dalam Bahasa Yunani.

Arek Band mengatakan jika lagu Iwak Peyek telah mereka populerkan sejak tahun 2011. Trio Macan mengaku jika lagu tersebut mulai mereka nyanyikan sejak tahun 2012.

Bilamana pendukung dan warga Kota Pireus suporter Olympiakos telah berteriak dan bernyanyi lagu ini di Stadion Karaiskaki – berdasarkan video tersebut – sejak tahun 2006? Lantas siapakah yang benar?

Sementara itu, Kini beredar kabar jika nada original Iwak Peyek diduga berasal dari sebuah band punk rock legendaris asal Inggris.

Lagu tersebut berjudul Take ‘Em All dan memiliki refrain sangat mirip dengan Iwak Peyek versi Trio Macan.

Band ini bernama Cock Sparrer. Dibentuk pada tahun 1972 di Kota London, band ini tidak mendapatkan komersil yang besar dari lagu tersebut.

Namun band tersebut mampu memberikan pengaruh yang luar biasa bagi kalangan band punk rock jalanan.

Dan kabarnya lagu tersebut sering digunakan sebagai lagu penyemangat yang dinyanyikan suporter tatkala mendukung tim favorit mereka.

Video versi suporter Olympiakos :



Video Iwak Peyek versi Cock Sparrer :

Jumat, 06 April 2012

Apakah Klub Sepakbola Pertama di Dunia?

Sebuah informasi yang mungkin menarik bagi yang tergila-gila dengan sepak bola, khususnya Premier League di Inggris. Tanggal 24 Oktober 2007 adalah ulang tahun sebua klub sepakbola yang ke 150 tahun. Bagi fans Chelsea, Manchester United, Liverpool dan Arsenal jangan senang dulu, karena ulang tahun ke 150 tahun itu dirayakan oleh klub berjulukan The Clubs atau Sheffield FC.


Telinga kita pasti lebih akrab denga klub Sheffield United atau Sheffield Wednesday, kedua klub tersebut bahkan pernah merasakan kerasnya ajang Premier League. Sheffield FC adalah sebuah tim yang sekota dengan keduanya, tetapi klub yang satu ini adalah sebuah klub sepak bola modern tertua di dunia, klub seangkatannya mungkin sudah pada berguguran ditelan jaman.

Perayaan ulang tahun itu juga dihadiri oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter, bahkan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti juga datang merayakan. Mantan pemain terbaik Inggris, Tom Finney juga hadir di sana.

Pada tanggal 24 Oktober 1857 dua orang pendiri Sheffield FC, Nathanaiel Creswick dan William Prest bersama-sama membentuk sebuah klub sepak bola.

Tujuan utamanya adalah membuat mereka tetap fit saat musim dingin. Nathanaiel dan William adalah pemain Cricket dan saat musim dingin, semua pertadingan cricket ditiadakan, sehingga mereka harus mencari alternatif lain agar kondisinya selalu fit, maka dibuatlah sebuah klub sepakbola.

Sejalan dengan waktu, Sheffield FC akhirnya bertanding di liga amatir, dan tetap menjadi amatir saat pertandingan profesional digelar pertama kali saat klub itu berulang tahunnya yang ketiga puluh.

Dan terus bermain sebagai kesebelasan amatir walau kedua klub dari kota yang sama, Sheffield United dan Sheffield Wednesday masuk ke ajang kompetisi profesional.

Menjadi sebuah klub sepakbola tertua di dunia ternyata membuat Sheffield FC menjadi semakin dekat dengan masyarakat. Klub ini terus mengembangkan diri menjadi sebuah community club dimana orang yang terlibat di dalamnya hanya ada 3 orang staff yang bertugas dari menjual karcis, membuat jadwal, menjamu tim lawan sampai mengecat garis lapangan dilakukan oleh mereka.

Dan sebagai sebuah community club, Sheffield FC memiliki 16 tim sepak bola dan 3 tim sepak bola dari orang cacat. Pendapatan klub lebih banyak dari iuran, kedai kopi dan penjualan online.

"Sheffield FC sebenarnya lebih senang dikenal sebagai klub sepak bola pertama daripada disebut dengan klub sepak bola tertua."

Sheffield FC adalah klub yang mengenalkan permainan sepak bola modern. Teknik-teknik seperti sundulan kepala, crossbar dan corners adalah inovasi-inovasi sepak bola yang diperkenalkan oleh mereka.

Jika pada jaman dahulu orang bermain bola seperti sebuah perkelahian, Sheffield FC mulai mengenalkan tendangan bebas dan pelanggaran serta lemparan kedalam saat bola keluar lapangan.

Saat pertama mereka berdiri, sudah hampir dipastikan belum ada lawan atau klub lain yang dapat diajak bertanding, sehingga mereka membuat pertandingan dengan berbagai bentuk tim, misalnya pertandingan antara pria menikah melawan bujangan.

"Pada tahun 1862 atau 5 tahun setelah Sheffield FC berdiri terbentuk 15 klub di sekitar kota Sheffield. Dan pada tahun berikutnya English FA didirikan."

Sheffield FC mungkin memiliki peluang yang kecil untuk dapat memenangkan piala FA atau sekalipun Premier League, tetapi klub ini telah mengilhami ratusan ribu klub sepak bola modern di dunia dan menjadikan para pemain bola saat ini menjadi super star olah raga dengan penghasilan jutaan Poundsterling. Sementara Sheffield FC tetap bersahaja dengan kesederhanaan.

Rabu, 04 April 2012

Tekuk Benfica, Chelsea Maju ke Semifinal

Pemain Chelsea Raul Meireles usai mencetak gol ke gawang Benfica, dalam perempat final Liga Champions di Chelsea (5/3). Chelsea menang 2-1 (agregat 3-1) dan melaju ke semifinal. 

Frank Lampard, berhasil melakukan tendangan penalti ke gawang Benfica, dalam perempat final Liga Champions di Chelsea (5/3). Chelsea berhasil melaju ke semifinal setelah menang 2-1.

Real Madrid Melaju ke Semifinal Liga Champions

Pemain Real Madrid Cristiano Ronaldo merayakan golnya ke gawang APOEL, dalam perempat final Liga Champions di Madrid (5/3). Real Madrid menang 5-2 dan maju ke semifinal. 

Kaka (kiri) merayakan golnya ke gawang APOEL dalam pertandingan perempat final Liga Champions di Madrid (5/3). Real Madrid menang 5-2 (agregat (8-2) dan melaju ke semifinal.

Selasa, 03 April 2012

Pertandingan Hidup Mati Barcelona dan AC Milan


Menahan imbang Barcelona tanpa gol di San Siro dalam leg pertama perempat final Liga Champions membuat perjuangan AC Milan di leg kedua di Camp Nou, Rabu (4/4) dini hari semakin berat.

Untuk memperbesar peluang lolos ke semifinal, Milan harus mencetak gol saat main di kandang Barcelona dan itu adalah pekerjaan yang sangat sulit dilakukan. Barcelona yang bermain di hadapan fans fanatiknya tentu tak ingin kehilangan muka. Pasti Barca akan memaksimalkan gempurannya ke gawang Christian Abbiati.

Lionel Messi cs tentu tak akan mau lagi gagal memanfaatkan berbagai peluang emas mencetak gol demi mempercepat kepastian mereka melangkah ke semifinal. Sementara itu, AC Milan mencoba mengimbangi permainan Barcelona yang dalam beberapa tahun belakangan diakui sebagai salah satu tim terbaik dunia.

Dengan predikat pengoleksi tujuh gelar juara Liga Champions, anak-anak asuhan Massimiliano Allegri akan mengerahkan kemampuan terbaiknya. Sayangnya beberapa pilar penting, seperti bek Thiago Silva dan gelandang bertahan Mark van Bommel kemungkinan absen karena cedera.
Guardiola waspada

Meski berada di posisi unggulan, manajer Barcelona Pep Guardiola tak mau menganggap remeh pasukan Merah Hitam. Guardiola justru yakin Milan akan mempersulit timnya dan mampu mencetak gol tandang.

"Saya yakin Milan akan mencetak gol sehingga kami harus mampu menciptakan peluang terbaik. Mereka akan menumpuk delapan pemain di sekitar kotak penalti untuk mempersulit kami," ujar Guardiola.

"Kami kini berada di tahap akhir turnamen dan ini adalah pertandingan kunci yang harus kami menangkan. Kami harus mencetak gol sehingga kami bisa mempertahankan ritme permainan," tambah Guardiola.

Dalam kondisi seperti ini, Guardiola mengingatkan pemainnya agar jangan sekalipun meremehkan Milan. "Milan sangat kuat dalam bertahan dan sangat baik dalam menciptakan serangan balik," papar manajer yang masuk daftar incaran Chelsea itu.

"Kami bukan tim yang mampu bertahan dalam waktu lama. Jika Milan menguasai permainan maka mereka akan memanfaatkan kesalahan kami," tegasnya.

Allgeri yakin para pemain Milan mampu mengimbangi Barcelona. Sementara itu, manajer AC Milan Massimiliano Allegri mengatakan timnya harus bermain dengan semangat dan determinasi tinggi seperti ketika mereka manahan imbang Barcelona di San Siro.

"Kami harus bermain seperti saat leg pertama dan memastikan gawang kami tidak kebobolan," ujar Allegri. "Pertandingan ini ibarat partai final dan kami sudah siap," tambah dia.

Meski demikian, Allegri mengatakan Barcelona berpeluang lebih besar untul lolos ke semifinal namun Milan akan memberi kejutan. "Barcelona masih tim terbaik dunia saat ini. Tapi saya yakin akan muncul satu atau dua situasi dalam pertandingan ini yang akan sangat menentukan. Dan kami harus pandai memanfaatkannya," tegas dia.

Pertandingan ini menjadi hal istimewa bagi Zlatan Ibrahimovic, karena pertandingan ini akan menjadi laga pertamanya di Camp Nou sejak meninggalkan Barcelona pada 2010 lalu.

Sementara itu, Milan berharap Alexandre Pato yang cedera sejak sebulan lalu akibat cedera otot paha sudah bisa diturunkan. Jika Pato bisa bermain, maka pola serangan Milan akan lebih bervariasi dan tak akan terlalu mengandalkan Ibra sebagai pencetak gol.

Rabu, 28 Maret 2012

5 Konglomerat Pemilik Club Sepakbola

Harta sepuluh pemilik klub bola terkaya di dunia melonjak US$ 36 miliar dibandingkan tahun lalu. Namun, kenaikan kekayaan mereka tidak terkait dengan klub bola. Harta mereka lebih berasal dari kenaikan harga komoditas, serta pulihnya bursa saham di tingkat dunia.

Mereka adalah para taipan yang menguasai bisnis menguntungkan di dunia, mulai dari baja, media dan fashion. Mereka juga banyak berinvestasi di komoditas seperti baja, minyak dan tambang lainnya. Sebut saja misalnya Lakshmi Mittal. Kekayaan miliarder asal India ini meningkat US$ 9,4 miliar dari tahun lalu menjadi US$ 28,7 miliar.
Lantas, siapa saja mereka?

Berikut ini daftar miliarder pemilik klub bola ternama di dunia seperti ditulis Forbes.

1. Lakshmi Mittal
Kekayaan: US$ 28,7 miliar
Klub: Queen’s Park Rangers
Lakshmi adalah warga Inggris kelahiran India yang mengendalikan ArcelorMittal, produsen baja terbesar dunia dengan penjualan US$ 65 miliar dalam setahun. Mittal membeli 20 persen saham di Queens Park Rangers (QPR) pada 2007. Prestasi tertinggi klub ini, finalis Piala FA. Pemegang saham utama QPR, lebih dari 60 persen adalah bos Formula One, yakni Bernie Ecclestone.

2. Amancio Ortega
Harta: US$ 25 miliar
Klub: Deportivo La Coruna De
Ortega, dikenal sebagai raja fashion sekaligus pendiri raksasa ritel Spanyol, Inditex dikenal sebagai salah satu orang kaya papan atas dunia. Klub bolanya juga berada di peringkat sembilan di La Liga. Dengan peringkat yang masih jauh ketimbang Real Madrid dan Barcelona, manajemen klub menekankan perlunya membangun stadion baru agar bisa kompetitif dengan para pesaing.

3. Paul Allen
Harta: US$ 13,5 miliar
Klub: Seattle Sounders
Pendiri Micorsoft, Paul Allen melalui Vulcan Sports & Entertainment bergabung sebagai pemilik Seattle Sounders pada 2007. Klub bola ini juga dimiliki oleh produser film Joe Roth, pengusaha Adrian Hanauer dan Drew Carey. Sounders menyelesaikan musim pertandingan 2009 di Liga Amerika Serikat dengan meraih rekor kemenangan.

4. Roman Abramovich
Harta: US$ 11,2 miliar
Klub: Chelsea
Dua tahun lalu, harta Roman Abramovich penguasa komoditas Rusia sempat menurun akibat penurunan harga. Namun, tahun lalu kembali pulih seiring dengan lonjakan harga baja dunia. Namun, kondisi berbeda terjadi pada klub bola miliknya. Chelsea menderita kerugian US$ 73 juta tahun lalu. Meski The Blues sukses di Liga Primer sejak kedatangan Abramovich, namun keuangan Chelsea kerap mengalami kerugian.

5. Silvio Berlusconi
Harta: US$ 9 miliar
Klub: AC Milan
Perdana Menteri Italia, sekaligus konglomerat media ini tersengat dalam tuduhan korupsi, skandal seks hingga pernah dijahar dengan patung di kota Milan. Meski begitu, kekayaannya meningkat 20 persen tahun lalu berkah dari investasinya di Mediaset dan Mediolanum. AC Milan merupakan klub bergengsi di Italia, sekaligus dihuni oleh para pemain bintang bola dunia.

Maskot Piala Eropa dari tahun 1980 hingga 2012

Sebenarnya Piala Eropa dimulai dari tahun 1960 dengan tuan rumah Perancis. Tapi baru pada tahun 1980, Italy membuat suatu gebrakan untuk merepresentasikan Piala Eropa dengan ide membuat sebuah ikon berbentuk maskot sebagai ciri khas gelaran 4 tahunan itu. Maka pada tahun-tahun berikutnya. Penggunaan maskot menjadi hal yang serasa wajib bagi tuan rumah. berikut maskot-maskot piala eropa dari tahun 1980 hingga sekarang.

Euro 1980 Italy : Pinocchiio
Maskot pertama piala Eropa.Sesuai namanya, maskot ini memiliki hidung yang panjang bergambar bendera tricolor Italia dan berbadan kayu. Pemilihan karakter itu Mungkin memang benar-benar terinspirasi dari kisah dongeng pinocchio..Memakai topi kertas putih berbentuk mirip kapal-kapalan bertuliskan Europa 80.

Euro 1984 France : Peno
Peno berbentuk ayam jantan,.Seekor ayam jantan yang mewakili simbol dari Perancis sebagai negara tuan rumah sekaligus julukan mereka. Peno memakai jersey tim nasional Perancis, kemeja biru, celana pendek putih dan kaus kaki berwarna merah. Ia juga mengenakan sarung tangan putih dan sepatu hitam. Nomor 84 di dada kiri menandakan tahun pagelaran diadakan

Euro 1988 Germany : Berni
Berni. Berbentuk kelinci yang sedang menendang bola. Memakai pakaian bertranmark bendera Jerman. T-shirt hitam dan celana merah. Juga ikat kepala putih dan gelang putih di kedua tangannya.Di kaosnya tertulis Euro 88.

Euro 1992 Sweden : Rabbit
Masih menggunakan karakter kelinci. Dengan kaos kuning khas swedia yang dipermanis garis biru pada kerah dan ujung kedua tangan serta celana pendek biru dan kaus kaki kuning dengan strip biru adalah atribut Rabbit.

Euro 1996 England : Goliath
Goliath adalah seekor singa. Terinspirasi dari lambang 3 singa atau The Three Lion di jersey Inggris sebagai tuan rumah. Symbol kebanggaan timnas inggris sekaligus julukan khas mereka. Goliath mengenakan kaos putih dan celana biru angkatan laut dan memegang bola ditangan kanannya.

Euro 2000 Belgium and Netherland : Berielucky
Karakter ini merupakan setan singa. Memiliki tanduk dengan rambut singa berwarna gabungan antara bendera Belgia dan Belanda, membawa bola bertuliskan EURO 2000. nama benelucky dipilih dengan alasan agar semua Negara yang berpartisipasi mendapatkan keberuntungan yang terbaik di Euro 2000.

Euro 2004 Portugal : Kinas
maskot di euro 2004 sedikit khas karena yang muncul bukan binatang seperti sebelumnya tapi seorang anak yang bernama Kinas. mengenakan kaus tim nasional Portugal dengan kaos merah khas portugal dan celana pendek hijau. Kinas diambil dari kata Quinas, salah satu simbol dari bendera nasional Portugal.

Euro 2008 Austria and Switzerland : Trix and Flix
maskot kembar pertama di euro, trix berbaju putih bertuliskan angka 20 di dada dengan celana pendek merah. flix berkaus merah bertuliskan angka 08 dengan celana putih, pemilihan warna tersebut diinspirasi dari warna nasional dua host. Nama-nama itu dipilih setelah pemungutan suara dari masyarakat dari dua negara tuan rumah.Para maskot diciptakan oleh Warner Bros Consumer Products.

Euro 2012 Poland and Ukraine : Slavek and Slavko
Euro 2012 ini terdiri dari dua maskot yang bercirikan bendera tuan rumah. Slavek dengan jersey putih dengan garis merah di kerah dan kedua tangan dengan nomor 20 di dada dan memakai celana putih mewakili Polandia sedangkan Slavko memakai kaos kuning dengan aksen biru di kerah dan kedua tangan dengan nomor 12 di dada dan celana kuning mewakili Ukraina.


Sumber : http://www.jelajahunik.us/2012/03/mengetahui-maskot-maskot-piala-eropa.html#ixzz1qRtfyTkf