Tampilkan postingan dengan label Legenda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Legenda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Mei 2012

Temuan Kerangka Manusia Purba Tajikistan

Suatu penemuan unik arkeologi terjadi di kaki gunung dekat desa tua Tajikistan, Tudakavsh, di daerah Kulyab, di tenggara negara tersebut.

Menurut media massa Tajikistan seperti dikutip kantor berita ISAR TASS, dilaporkan sekelompok penduduk menemukan kerangka seorang pria purba yang terawat baik, ketika mereka sedang menggali tanah.



Para pakar mengatakan, kerangka tersebut paling tidak berumur 4000 tahun. Pria tersebut punya tinggi badan sekitar dua meter. Pada salah satu tulang jarinya terdapat sebuah cincin yang berbentuk luar biasa.

Rektor Universitas Kulyab, Karimdjon Kodiri dan para mahasiswanya dari jurusan arkeologi masa depan telah menyaksikan lokasi di mana kerangka itu ditemukan.

Setelah melakukan penggalian awal, mereka menemukan beberapa guci-guci tanah liat tak jauh dari tempat kerangka itu.

Setelah kerangka itu diteliti, posturnya seperti bertiarap tidak seperti biasanya orang-orang purba dikebumikan. Menurut para pakar, orang purba tersebut meninggal dalam perang.

Kepala departemen arkeologi pada Institut Sejarah. Arkeologi dan Etnografi Akademi Sains Nasional, Yusuf Yakubov, mengatakan kepada Itar-Tass bahwa dia tidak bisa menyimpulkan kerangka manusia purba itu, kecuali penemuan artifak-artifak di dekatnya barangkali berada dari Zaman Perunggu, atau sekitar 2.500 tahun sebelum Masehi.

"Di kawasan Kulyab, di mana kami sejak lama mengadakan penggalian arkeologi menemukan beberapa artifak dan monumen dari Zaman Perunggu, termasuk tempat makam dan pemukiman," kata pakar itu.



"Beberapa kerangka juga ditemukan, tetapi yang sebaik penemuan itu barangkali pertama kalinya terjadi," ujarnya.

Yakubov mengatakan, suatu ekspedisi akan dikirimkan ke desa Tudakavsh untuk mempelajari situs di mana kerangka itu ditemukan, dengan penelitian lebih rinci.



Tajikistan dikenal mempunyai berbagai monumen arkeologi besar di di dunia, seperti pemukiman Pendzhikent, Takhti-Sangin, dan biara Budha Adjina-Tepa, dengan patung Budhanya dari lempung setinggi 14 meter, yang disebut Budha di Nirwana.

Selasa, 08 Mei 2012

Obor Olimpiade dari Waktu ke Waktu

Api Olimpiade, Obor Olimpiade, Cahaya Olimpiade, Mata Olimpiade, dan Matahari Olimpiade adalah sebuah lambang Olimpiade. Api yang memperingati pencurian api dari dewa Yunani Zeus oleh Prometeus, berasal di Yunani kuno, ketika api dibiarkan menyala selama perayaan Olimpiade kuno. Api ini diperkenalkan kembali pada Olimpiade di tahun 1928, dan sejak itu telah menjadi bagian dari pertandingan Olimpiade modern. Estafet obor modern diperkenalkan oleh Carl Diem, presiden Komite Penyelenggara untuk Olimpiade Berlin 1936.

Summer Berlin 1936
Jarak Tempuh : 3422 Km
Waktu : 8 Hari
Pembawa Obor : 3422 Orang

Summer 1948 London
Jarak Tempuh : 7870 Km
Waktu : 13 Hari
Pembawa Obor : 3372 Orang

Winter Oslo 1952
Jarak Tempuh : 225 Km
Waktu : 2 Hari
Pembawa Obor : 94 Orang

Summer Helsinki 1952
Jarak Tempuh : 3365 Km
Waktu : 20 Hari
Pembawa Obor : 1416 Orang

Winter Cortina d'Ampezzo
Jarak Tempuh : -
Waktu : 5 Hari
Pembawa Obor : -

Summer melbourne 1956
Jarak Tempuh : 20470 Km
Waktu : 21 Hari
Pembawa Obor : 3118 Orang

Winnter Squaw Valley 1960
Jarak Tempuh : 960 Km
Waktu : 19 Hari
Pembawa Obor : 700 Orang

Summer Rome 1960
Jarak Tempuh : 2750 Km
Waktu : 14 Hari
Pembawa Obor : 1529 Orang

Winter Innsbruck 1964
Jarak Tempuh : -
Waktu : 8 Hari
Pembawa Obor : -

Summer Tokyo 1964
Jarak Tempuh : 20065 Km
Waktu : 51 Hari
Pembawa Obor : 870

Winter Grenoble 1968
Jarak Tempuh : 7222 Km
Waktu : 50 Hari
Pembawa Obor : 5000 Orang

Summer Mexico 1968
Jarak Tempuh : 13620 Km
Waktu : 51 Hari
Pembawa Obor : 2778 Orang

Winter Sapporo 1972
Jarak Tempuh : 18741 Km
Waktu : 38 Hari
Pembawa Obor : 16300 Orang

Summer Munch 1972
Jarak Tempuh : 5532 Km
Waktu : 30 Hari
Pembawa Obor : 6000 Orang

Winter Innsbruck 1976
Jarak Tempuh : 1618 Km
Waktu : 6 Hari
Pembawa Obor : -

Summer Montreal 1976
Jarak Tempuh : 775 Km
Waktu : 5 Hari
Pembawa Obor : 1214 Orang

Winter Lake Placid 1980
Jarak Tempuh : 12824 Km
Waktu : 15 Hari
Pembawa Obor : -

Summer Moscow 1980
Jarak Tempuh : 4915 Km
Waktu : 31 Hari

Winter Sarajevo 1984
Jarak Tempuh : 5289 Km
Waktu : 11 Hari
Pembawa Obor : 1600 Orang

Summer Los Angeles 1984
Jarak Tempuh : 15000 Km
Waktu : 83 Hari
Pembawa Obor : 3636 Orang

Winter Calgary 1988
Jarak Tempuh : 18000 Km
Waktu : 95 Hari
Pembawa Obor : 6250 Orang

Summer Seoul 1988
Jarak Tempuh : 15250 Km
Waktu : 26 Hari
Pembawa Obor :1467 Orang

Winter Albertville 1992
Jarak Tempuh : 5500 Km
Waktu : 58 Hari
Pembawa Obor :5500 Orang

Summer Barcelona 1992
Jarak Tempuh : 6307 Km
Waktu : 51 Hari
Pembawa Obor :10448 Orang

Winter Lillehammer 1994
Jarak Tempuh : 12000 Km
Waktu : 82 Hari
Pembawa Obor :-i-dus

Summer Atlanta 1996
Jarak Tempuh : 29016 Km
Waktu : 112 Hari
Pembawa Obor :13267 Orang

Winter Nagono 1998
Jarak Tempuh : 3486 Km
Waktu : 51 Hari
Pembawa Obor :6901 Orang

Summer Sydney 2000
Jarak Tempuh : 27000 Km
Waktu : 127 Hari
Pembawa Obor :13300 Orang

Winter Salt Lake City 2002
Jarak Tempuh : 21275 Km
Waktu : 85 Hari
Pembawa Obor :12012 Orang

Summer Athena 2004
Jarak Tempuh : 86000 Km
Waktu :142 Hari
Pembawa Obor :3600 Orang

Winter Turin 2006
Jarak Tempuh : 11300 Km
Waktu :76 Hari
Pembawa Obor :10001 Orang

Summer Beijing 2008
Jarak Tempuh : 137000 Km
Waktu :130 Hari

Trend Busana Pakaian Suster Perawat Dari (100 Tahun) Masa ke Masa

Bagaimana Anda membayangkan perawat di seratus tahun lalu? Agak terlihat resmi dan kaku. Namun para desainer dari waktu ke waktu terus mengembangkan trend busana untuk perawat. Dan inilah foto-foto perubahan busana perawat dari 100 tahun terakhir.















Ilmuwan Temukan Fosil Kutu Raksasa


Ilmuwan asal China menemukan fosil kutu raksasa yang dikenal dengan nama Pseudopulex Magnus. Hewan tersebut kabarnya memiliki ukuran tubuh sekira 10 kali dari kutu pada hewan peliharaan.

Dilansir International Business Times,Kamis (3/5/2012), kutu yang ditemukan di wilayah Mongolia, China tersebut dipercaya menghisap darah dinosaurus pada zamannya sekira jutaan tahun lalu. "Ini adalah serangga yang jauh lebih besar dari kutu modern. Dari ukuran proboscis (serupa belalai) pada kutu tersebut, kami bisa katakan bagian itu memiliki fungsi tersendiri," ujar profesor Emeritus of Zoology di Oregon State University, George Poinar.



Studi ini menyatakan, meskipun kutu tersebut terlihat serupa dengan kutu modern, namun mereka tidak identik. Ilmuwan meyakini kutu raksasa itu memiliki garis keturunan yang terpisah dan akhirnya punah.

Para ilmuwan menemukan tubuh kutu raksasa itu memiliki bentuk yang datar seperti bedbug (kutu busuk). Selain itu, kutu raksasa ini juga memiliki cakar berbentuk panjang yang bisa menembus kulit dinosaurus, sehingga kutu tersebut bisa menghisap darahnya.

Sedangkan, ilmuwan mengatakan bahwa kutu modern memiliki antena lebih pendek serta mampu bergerak cepat pada bulu hewan peliharaan. "Anda tidak akan berbicara mengenai masa lalu yang indah apabila anda digigit oleh serangga ini. Ini akan terasa seperti jarum suntik, sengatan kutu. Kita bisa bersyukur kutu modern tidak sebesar ini," ungkap Poinar.

"Ini benar-benar fosil yang terawat baik. Temuan ini memberi sekilas gambaran kehidupan pada masa lampau, pada zaman Cretaceous (kapur) dan Jurassic," tambahnya.

Meskipun kutu modern tidak sebesar kutu raksasa di zaman purba, namun kutu modern juga bisa merugikan. Hampir sebagian anjing atau kucing telah lolos dari serangan kutu modern itu. Hewan kecil itu juga bisa membawa penyakit bagi manusia, seperti penyakit bubonic plague (pes) yang konon menewaskan hingga 75 juta orang.

Sekilas mengenai penyakit pes, pes adalah penyakit yang disebabkan oleh enterobakteria yersinia pestis (dinamai oleh bakteriolog asal Perancis A.J.E. Yersin). Penyakit pes dibawa oleh hewan pengerat (terutama tikus). Wabah penyakit ini kerap kali terjadi di berbagai belahan dunia dan telah menimbulkan korban jiwa

Mengintip Celana Dalam Gadis Bangsawan Jaman Kerajaan

Badong, Majapahit



Badong adalah simbol bagi wanita yang telah menikah dan dipakai pada saat suami mereka sedang berperang atau sedang berada di luar rumah. Peninggalan masa lalu yang salah satu fungsinya adalah untuk penangkal perselingkuhan. Badong juga digunakan oleh para pertapa atau pendeta wanita. Maksudnya untuk melawan godaan agar selamanya tidak melakukan hubungan intim dengan lawan jenis.

Badong berbahan emas ini ditemukan di daerah Madiun, kemungkinan berasal dari masa Majapahit sekitar abad ke-14/15. Yang unik, permukaan badong dihiasi relief cerita Sri Tanjung, seorang wanita suci yang dituduh berselingkuh oleh suaminya, Sidapaksa, dan kemudian dibunuh. Namun, suatu saat Dewi Durga datang menolong Sri Tanjung dengan memberikan seekor gajamina (ikan gajah) untuk menyeberangi sungai dunia bawah menuju surga sebagai imbalan atas kesucian dirinya.

Cupeng


Cupeng adalah semacam celana dalam bergembok atau berkunci yang terbuat dari lempengan emas atau perak ini yang merupakan penutup kemaluan wanita dan dikenakan sehari-hari untuk gadis-gadis muda dari kalangan bangsawan. Jadi, selain sebagai benda budaya, juga menunjukkan bahwa kaum wanita sudah mendapat perhatian khusus sejak lama.

Istilah Cupeng ini dikenal di Aceh, Pada awalnya cupeng merupakan benda upacara yang dipakai oleh anak wanita kecil. Fungsinya adalah seb agai penutup kelamin. Bentuknya seperti hati dan pemasangannya diikat dengan benang pada perut si anak. Salah satu artefak yang terkenal berbahan emas 22 karat, berukuran tinggi 6,5 sentimeter, dan lebar 5,8 cm.

Sebuah cupeng biasanya terbuat dari perak yang berbentuk hati berhiasan motif suluran bunga yang dibuat dengan teknik ditatah timbulkan. Motif tersebut dibatasi dengan garis bidang kosong lainnya yang diisi dengan motif mutiara kecil yang dibuat berbentuk simetris dan tetap menggunakan teknik yang sama dengan motif suluran bunga. Pada bagian atas cupeng terdapat pengait berbentuk bulat panjang dengan lubang pada bagian dalamnya yang berfungsi sebagai tempat untuk memasukkan tali yang akan digunakan sebagai pengikat cupeng (Museum Aceh).

Sedangkan Cupeng emas umum digunakan oleh orang terpandang. Artefak tersebut penuh ukiran, pinggirannya berhiaskan motif tapak jalak, bagian tengah bermotif bunga teratai dikelilingi deretan bunga bertajuk empat helai dalam bentuk belah ketupat. Bagian tengah bunga tadi bermatakan jakut merah.

Menurut tradisi lama, cupeng harus dipakai oleh balita perempuan yang berusia 2 hingga 5 tahun. Atau digunakan ketika anak mulai berjalan sampai anak mulai pandai mengenakan sarung sendiri. Mereka percaya, cupeng merupakan penangkal roh jahat. Pada pemakaian pertama, benang yang dikalungkan terlebih dulu diberikan mantera atau jampi-jampi oleh seorang dukun.

Selain di Indonesia, cupeng dikenal di Semenanjung Malaysia. Di sana disebut caping. Diduga, caping diperkenalk an ke Asia Tenggara oleh pedagang-pedagang India pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya, dari abad ke-7 hingga ke-12. Di Malaysia, caping sangat populer di daerah utara, selatan, dan pantai timur Malaysia. Adapun di Indonesia, cupeng banyak dipakai oleh penduduk Melayu sekitar pantai timur Sumatera, Dayak, Bugis, Makassar, dan Aceh.

Hampir serupa dengan cupeng adalah badong. Badong merupakan perhiasan untuk wanita bangsawan atau tokoh yang dihormati. Penggunaannya diletakkan di luar kain, tepat di depan alat kelamin wanita.

Jempang, Gowa Sulsel


Mirip dengan cupeng dan badong adalah jempang. Artefak ini ditemukan di Gowa, Sulawesi Selatan.Jempang juga merupakan penutup kemaluan wanita, yang menjadi pakaian sehari-hari untuk gadis-gadis muda dari kalangan bangsawan.

Ketiga artefak itu adalah peninggalan masa lalu yang salah satu fungsinya untuk penangkal perselingkuhan. Jadi, selain sebagai benda budaya, juga menunjukkan bahwa kaum wanita sudah mendapat perhatian khusus sejak lama.

Rabu, 02 Mei 2012

Foto Bugil Marilyn Monroe Sebelum Meninggal

Dia salah satu wanita yang paling banyak di foto semasa hidupnya, dia juga merupakan ikon seks yang diakui satu dekade setelah kematiannya. Dan ini foto-foto bugil chromogenic vintage dimana diambil sebelum Marilyn Monroe meregang nyawa akan dijual dan dilelang pada 8 Mei mendatang di New York.




Sabtu, 28 April 2012

Silsilah awal orang Lampung

Teori silsilah atau asal-usul ulun Lampung (orang Lampung) erat kaitannya dengan istilah Lampung sendiri, walaupun nama Lampung itu mungkin sekali baru dipakai lebih kemudian daripada mereka memasuki daerah Lampung. Ada beberapa pendapat mengenai asal-usul (nama) ulun Lampung:

 

Pertama, dari catatan musafir Cina yang pernah mengunjungi Indonesia pada abad VII, yaitu I Tsing, yang diperkuat oleh teori yang dikemukan Hilman Hadikusuma, disebutkan bahwa Lampung itu berasal dari kata To- lang-po-hwang. To berarti orang dalam bahasa Toraja, sedangkan Lang-po-hwang kepanjangan dari Lampung. Jadi, To-lang-po-hwang berarti orang Lampung.Kedua, Dr. R. Boesma dalam bukunya, De Lampungsche Districten (1916) menyebutkan, Tuhan menurunkan orang pertama di bumi bernama Sang Dewa Sanembahan dan Widodari Simuhun. Mereka inilah yang menurunkan Si Jawa (Ratu Majapahit), Si Pasundayang (Ratu Pajajaran), dan Si Lampung (Ratu Balau). Dari kata inilah nama Lampung berasal.

Ketiga, legenda daerah Tapanuli menyeritakan, zaman dahulu meletus gunung berapi yang menimbulkan Danau Toba. Ketika gunung itu meletus, ada empat orang bersaudara berusaha menyelamatkan diri. Salah satu dari empat saudara itu bernama Ompung Silamponga, terdampar di Krui, Lampung Barat. Ompung Silamponga kemudian naik ke dataran tinggi Belalau atau Sekalabrak. Dari atas bukit itu, terhampar pemandangan luas dan menawan hati seperti daerah yang terapung. Dengan perasaan kagum, lalu Ompung Silamponga meneriakkan kata, "Lappung" (berasal dari bahasa Tapanuli kuno yang berarti terapung atau luas). Dari kata inilah timbul nama Lampung. Ada juga yang berpendapat nama Lampung berasal dari nama Ompung Silamponga itu.

Keempat, teori Hilman Hadikusuma yang mengutip cerita rakyat. Ulun Lampung berasal dari Sekalabrak, di kaki Gunung Pesagi, Lampung Barat Penduduknya disebut Tumi (Buay Tumi) yang dipimpin oleh seorang wanita bernama Ratu Sekarmong. Mereka menganut kepercayaan dinamis, yang dipengaruhi ajaran Hindu Bairawa. Buai Tumi kemudian dapat dipengaruhi empat orang pembawa Islam berasal dari Pagaruyung, Sumatera Barat yang datang ke sana. Mereka adalah Umpu Nyerupa, Umpu Lapah di Way, Umpu Pernong, dan Umpu Belunguh. Keempat umpu inilah yang merupakan cikal bakal Paksi Pak sebagaimana diungkap naskah kuno Kuntara Raja Niti. Namun dalam versi buku Kuntara Raja Niti, nama poyang itu adalah Inder Gajah, Pak Lang, Sikin, Belunguh, dan Indarwati. Berdasarkan Kuntara Raja Niti, Hilman Hadikusuma menyusun hipotesis keturunan ulun Lampung sebagai berikut:
INDER GAJAHGelar: Umpu Lapah di Way Kedudukan: Puncak Keturunan: Orang Abung.
PAK LANGGelar: Umpu Pernong Kedudukan: Hanibung Keturunan: Orang Pubian.
SIKINGelar: Umpu NyerupaKedudukan: Sukau Keturunan: Jelma Daya.
BELUNGUHGelar: Umpu Belunguh Kedudukan: Kenali Keturunan: Peminggir.
INDARWATIGelar: Puteri Bulan Kedudukan: Ganggiring Keturunan: Tulangbawang.

Kelima, penelitian siswa Sekolah Thawalib Padang Panjang pada tahun 1938 tentang asal-usul ulun Lampung. Dalam cerita Cindur Mato yang berhubungan juga dengan cerita rakyat di Lampung disebutkan bahwa suatu ketika Pagaruyung diserang musuh dari India. Penduduk mengalami kekalahan karena musuh telah menggunakan senjata dari besi. Sedangkan rakyat masih menggunakan alat dari nibung (ruyung). Kemudian mereka melarikan diri. Ada yang malalui Sungai Rokan, sebagian melalui dan terdampar di hulu Sungai Ketaun di Bengkulu lalu menurunkan Suku Rejang. Yang lari ke utara menurunkan Suku Batak. Yang terdampar di Gowa, Sulawesi Selatan menurunkan Suku Bugis. Sedangkan yang terdampai di Krui, lalu menyebar di dataran tinggi Sekalabrak, Lampung Barat. Mereka inilah yang menurunkan Suku Lampung.

Jumat, 27 April 2012

Negara-Negara yang Pernah Diserang Indonesia

Siapa bilang Indonesia adalah negara budak yang hanya bisa dijajah dan tak bisa menggempur negara lain. Ternyata Indonesia pernah melakukan invasi ke sejumlah negara. Ini beneran invasi perang dengan tentara lho, bukan penyerbuan TKI ke negeri asing. Ya udah langsung aja deh, ini nih negara-negara yang pernah Diserang Indonesia.

1. Timor Leste


Operasi Seroja adalah sandi untuk invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975. Pihak Indonesia menyerbu Timor Timur karena adanya desakan Amerika Serikat dan Australia yang menginginkan agar Fretilin yang berpaham komunisme tidak berkuasa di Timor Timur. Selain itu, serbuan Indonesia ke Timor Timur juga karena adanya kehendak dari sebagian rakyat Timor Timur yang ingin bersatu dengan Indonesia atas alasan etnik dan sejarah.





2. Papua Barat


Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.


KRI Irian, Penjelajah kelas Sverdlov



3. Malaysia


Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia, Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia





4. Malaka



Sejak tahun 1509, Pati Unus, raja Demak, sudah merancang rencana untuk menguasai Malaka. Saat itu Malaka berada di bawah kekuasaan Kesultanan Malaka. Dengan kata lain, perlu dicatat bahwa serangan Demak ke Malaka jelas bukanlah sebuah serangan anti-kekuasaan asing, tetapi sebuah invasi imperialis. Tahun 1511, Alfonso D’Alburquerque, Laksamana armada Portugis, mendahului Pati Unus dengan menaklukkan Malaka. Sultan Malaka Mahmud Syah melarikan diri ke Bintan.



5. Singapura


Usman lahir di Purbalingga, Banyumas, Jawa Tengah (1943). Harun lahir di P Bawean, Surabaya (1947). Kedua-duanya nama samaran untuk tugas sebagai sukarelawan menyusup ke Singapura, melakukan tugas sabotase dalam rangka Dwikora (Dwi Komando Rakyat). Pada waktu itu RI terlibat konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura. Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir. Pada 8 Maret 1965 malam, berbekal 12,5 kg bahan peledak mereka bertolak dengan perahu karet dari P Sambu. Mereka dapat menentukan sendiri sasaran yang dikehendaki.

Maka setelah melakukan serangkaian pengintaian, pada suatu tengah malam terjadi ledakan di sebuah bangunan Mc Donald di Orchard Road. Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka.



6. Indochina (Kamboja dan Vietnam) & 7. Siam (Thailand)




Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi, pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan invasi dan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara, antara lain: Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Filipina. Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda, menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya mengakumulasi kekayaannya sebagai pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok, dan India.

Model kapal tahun 800-an Masehi yang terdapat pada candi Borobudur.


Angkor Wat